Di blog kedua ini, kami akan memberikan ulasan mengenai dua keputusan yang terkait pada biaya relevan.
sebelumnya, pengertian biaya relevan itu sendiri yaitu biaya yang terjadi dimasa yang akan datang dalam berbagai alternatif untuk pengambilan keputusan manajemen.
Adapun pengambilan keputusan yang terkait pada biaya relevan ada beberapa jenis, diantaranya :
keputusan menerima atau menolak suatu pesanan khusus
keputusan memproduksi sendiri atau membeli dari luar
keputusan meniadakan suatu departement/produksi atau meneruskan
keputusan mengganti suatu produk/departement, meneruskan atau menghentikan
keputusan menjual atau menyewakan suatu fasilitas perusahaan.
keputusan menjual atau memproses lebih lanjut hasil produksi
keputusan penggantian aktiva tetap.

Namun, kami hanya akan menyampaikan ulasan mengenai dua keputusan saja, yakni keputusan menerima atau menolak suatu pesanan khusus dan keputusan menjual atau menyewakan suatu fasilitas perusaahaan. berikut penjelasannya :

Keputusan menerima atau menolak suatu pesanan khusus
Perusahaan umumnya memproduksi produk reguler dalam jumlah yang sama setiap harinya, jika suatu saat perusahaan ternyata mendapatkan pesanan khusus dengan harga khusus, maka  perusahaan dapat mempertimbangkan apakah pesanan khusus tersebut diterima ataukah ditolak.


Study kasus
PT. ORCHID mempunyai data sebagai berikut:
Penjualan @Rp. 4000 dengan jumlah unit 8.000
Biaya produksi:
Biaya Bahan Baku @Rp. 1.000,-
Biaya Tenaga Kerja  @Rp.     500,-
Biaya variabel @Rp.     300,-
Biaya tetap Rp. 3.000.000,-
Kapasitas normal mesin 15.000 unit
PT. ORCHID mendapat pesanan sebanyak 5.000 unit dengan harga per unitnya 3.000,-
Diminta :
diterima atau ditolakkah pesanan khusus tersebut ?
Untuk mempermudah persoalan diatas sebaiknya dibuat dalam bentuk tabel seperti dibawah ini:



Dari tabel di atas kita dapat menyimpulkan, bahwa PT. ORCHID sebaiknya menerima pesanan khusus tersebut, karena jumlah margin kontribusinya positif dari Rp. 17.600.000,- menjadi Rp. 23.600.000,- terdapat jumlah peningkatan laba jika PT. ORCHID menerima pesanan khusus tersebut yaitu sebesar  Rp. 6.000.000,-  PT. ORCHID tidak perlu mengeluarkan biaya tetap lagi jika pesanan khusus diterima.



2. Keputusan menjul atau menyewakan suatu fasilitas perusahaan
Jika suatu perusahaan mempunyai aktiva tetap, maka akan mempunyai 2 alternatif yaitu, apakah perusahaan harus memilih menjual atau menyewakan saja aktiva tetap tersebut yang sudah tidak digunakan oleh perusahaan. maka pihak manajemen akuntansi harus memilih alternative mana yang sekiranya memperoleh keutungan dari segi keuangan atau bahkan sebaliknya.

Study kasus
PT. CAHAYA BIRU mempunyai mesin produksi dengan harga perolehan Rp. 150.000.000,- dengan akumulasi penyusutan Rp. 125.000.000,- dan sudah tidak terpakai karena rusak. Mesin tersebut akan dijual dan ditawarkan seharga Rp. 20.000.000,- dan memberi komisi perantara Rp. 750.000,- sedangkan \dari pihak lain ada yang berminat menyewa mesin tersebut dengan harga Rp. 45.000.000,- dengan syarat mesin tersebut harus diperbaiki  lebih dulu dengan biaya perbaikan diperkirakan Rp. 15.000.000,- Diminta : berikan alternative mana yang harus dipilih?
Diketahui :
Harga mesin Rp. 150.000.000
Akumulasi penyusutan RP. 125.000.000
Jika mesin dijual Rp.   20.000.000
Komisi perantara Rp.         750.000
Minat sewa Rp.   45.000.000
Biaya perbaikan Rp.   15.000.000
        Diminta : berikan alternative mana yang harus dipilih?






Sebaiknya PT.CAHAYA BIRU menjual mesin tersebut karena akan menghasilkan penerimaan yang lebih besar, sedangkan nilai buku Rp. 25.000.000,- dapat diabaikan karena merupakan biaya tenggelam (Sunk cost)
Hal diatas dapat dibuktikan apakah nilai buku mempunyai pengaruh terhadap pengambilan keputusan, yaitu dengan perhitungan sebagai berikut :

Alternatif 1 : Menyewakan mesin produksi
Pendapatan sewa Rp. 45.000.000,-
B. penyusutan Rp. 25.000.000,-
B. Reparasi    (Rp. 15.000.000,-)
Rp. 40.000.000,-
Laba Rp.    5.000.000,-


Alternatif 2: Penjualan mesin produksi
Harga jual Rp. 20.000.000,-
Nilai Residu Rp. 25.000.000,-
B. Komisi Rp.       750.000,-
(Rp. 25.750.000,-)
Laba                                           -Rp. 5.750.000,-


Jadi ada selisih menguntungkan sebesar  5.000.000-(-5.750.000) = 10.750.000,-


Akuntansi Manajemen
Kelompok 2 : *Rosma Halani
                         *Sri Sinta Rahmawati
                         *Novia Mutiara

Komentar